Untukmu yang pernah mengisi hari-hariku..
Untukmu yang pernah merubah hariku menjadi indah..
Untukmu yang pernah meyakinkanku bahwa harapanku adalah kamu..
Untukmu yang pernah kuyakini bahwa kamulah tempat berpulangku nanti..
Untukmu yang pernah kutitipkan harapan bahwa kamu yang akan menjadi rekanku mengasuh anak-anak...
Terima kasih..
Terima kasih atas segala suka dan duka yang pernah terukir.
Namun sekarang aku sadar, Tuhanku sangat Pencemburu..
Luka yang semakin mendekatkanku dengan Tuhan Sang Maha Cinta.
Luka yang menyadarkanku bahwa Tuhankulah sebaik-baik tempat menaruh harapan.
Luka yang mengajarkanku bahwa Tuhanku lah yang paling layak dicinta.
Luka yang semakin menguatkan dan menjadikanku manusia hebat..
Meskipun sulit. Aku harus merasakan bagaimana sesaknya menahan rindu.
Merasakan sesaknya pilu..
Aku wanita biasa. Aku merasakan sedih, kecewa...
Tapi aku bukan manusia lemah. Aku manusia tangguh. .Maka aku belajar merelakanmu.
Dan terbebas dari belenggu rasa semu ini.
Kita belajar memperbaiki diri dulu. Jika kamu sudah siap aku pun siap. Tapi itu jika Allah meridhoi. :) Aminn

Tidak ada komentar:
Posting Komentar