Sahabatku,
Tidakkah kau berpikir bahwa dunia semakin pengap?
Semakin mencekam dan gelap?
Tidakkah kau merasa bahwa tak selamanya kau berdiri dengan tegap?
Menatap langit dengan penuh harapan yang mantap?
.
Sahabatku,
Jika kau tengah dipuncak kejayaanmu, tengoklah ke bawah.
Mungkin kau akan menemukan sisa sisa peluhmu di saat kau menengadah.
Jika kau tengah di puncak kejayaanmu,ingatlah dengan sepenuh hati.
Mungkin kau akan terjatuh dan mendapati diri tengah meratapi.
.ri
Sahabatku,
Dunia memang mengasyikkan, penuh dengan gemerlap yang menyejukkan.
Tapi ingatlah bahwa semua itu hanyalah titipan.
Semua itu hanyalah dusta dan kebohongan.
Semua itu hanyalah candu dan rayuan.
.
Sahabatku,
Janganlah kau terjerembab dalam jurang kenistaan.
Janganlah kau terjebak dalam palung kehinaan.
Janganlah kau terpisah dalam dinding kemunafikan.
Hanya karena dunia yang mengecohkan.
.
Ingatlah, suatu hari kau akan kembali.
Berpulang kepada Sang Ilahi Rabbi.
Tidakkah kau sadar?
Dia telah berfirman, bahwa setiap yang bernyawa akan merasakan mati.
.
Sungguh tidakkah kau merasa malu akan kelengahanmu?
Tidakkah kau takut akan segala kesalahan dan dosamu?
.
Sahabatku,
Berjalanlah dengan sepenuh kesadaran akan Tuhanmu.
Bangkitlah jika kau merasa mulai jatuh ke dalam hiruk pikuk dunia ini.
Ingatlah, bahwa kau akan mengakhiri semuanya, berpulang kembali padaNya.
Janganlah kau persulit dirimu dan mautmu dengan hiruk pikuk dunia.
.
Sahabatku,
Ingatlah kematian itu sangat dekat.
Hingga kau tak bisa melihat.
Namun yakinlah, Allah akan menggantikannya dengan kekal di akhirat. :)
Selasa, 07 Juli 2015
Senin, 06 Juli 2015
KAMU
Malam ini, aku sedang memikirkan apa itu kebahagiaan.
Kau tahu siapa yang pertama kali muncul di benakku?
Kau.
Hadirmu ajarkan ku banyak sesuatu perihal kehidupan.
Kesederhaanmu, kesabaranmu, kerendahan hatimu.
Sanggup membuatku jatuh hati.
Beberapa hal untukmu yang aku suka;
Aku suka merayumu dengan doa.
Aku suka memelukmu erat dalam doa.
Aku suka memanjakanmu dalam doa.
Aku suka menjagamu dalam doa.
Maaf jika doa-doaku belum indah.
Maaf jika cintaku belum tumbuh sempurna.
Maaf jika kasih sayangku masih belum cukup.
Tapi percayalah.
Tuhan tahu, jika di dalam doa dan sujudku aku memintamu.
Dalam tabah rindu, aku begitu ingin berdamai sesegera mungkin dengan waktu.
Aku ingin meniadakan apa pun yang mengganggu.
Termasuk jarak.
Apakah kau tahu?
Aku begitu menyukai waktu dimana kita dipertemukan.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling mencintai.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling menggenggam.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling takut kehilangan.
Mungkin saat ini mencintaimu dalam doa dan diam adalah cara terbaik.
Biarkan kita menang, benar-benar.
Untukmu, untuk kita, aku ingin menang telak.
Meski terlebih dulu harus melawan waktu dan jarak.
Aku mencintaimu.
Jatuh cinta denganmu, melengkapi kebahagiaanku.
Hidup bersamamu, melengkapi keseluruhanku.
Tetaplah denganku, di kehidupanku yang bagaimana pun.
Tanpamu mungkin aku akan tetap baik-baik saja, tapi percayalah aku tidak suka dengan apa pun yang tanpamu. :')
Kau tahu siapa yang pertama kali muncul di benakku?
Kau.
Hadirmu ajarkan ku banyak sesuatu perihal kehidupan.
Kesederhaanmu, kesabaranmu, kerendahan hatimu.
Sanggup membuatku jatuh hati.
Beberapa hal untukmu yang aku suka;
Aku suka merayumu dengan doa.
Aku suka memelukmu erat dalam doa.
Aku suka memanjakanmu dalam doa.
Aku suka menjagamu dalam doa.
Maaf jika doa-doaku belum indah.
Maaf jika cintaku belum tumbuh sempurna.
Maaf jika kasih sayangku masih belum cukup.
Tapi percayalah.
Tuhan tahu, jika di dalam doa dan sujudku aku memintamu.
Dalam tabah rindu, aku begitu ingin berdamai sesegera mungkin dengan waktu.
Aku ingin meniadakan apa pun yang mengganggu.
Termasuk jarak.
Apakah kau tahu?
Aku begitu menyukai waktu dimana kita dipertemukan.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling mencintai.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling menggenggam.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling takut kehilangan.
Mungkin saat ini mencintaimu dalam doa dan diam adalah cara terbaik.
Biarkan kita menang, benar-benar.
Untukmu, untuk kita, aku ingin menang telak.
Meski terlebih dulu harus melawan waktu dan jarak.
Aku mencintaimu.
Jatuh cinta denganmu, melengkapi kebahagiaanku.
Hidup bersamamu, melengkapi keseluruhanku.
Tetaplah denganku, di kehidupanku yang bagaimana pun.
Tanpamu mungkin aku akan tetap baik-baik saja, tapi percayalah aku tidak suka dengan apa pun yang tanpamu. :')
Minggu, 05 Juli 2015
Akan ada saatnya
Akan ada saatnya,
hanya akan ada satu tangkai mawar yang akan aku terima hanya dari satu orang yang telah halal tuk kubersamanya.
akan ada saatnya,
bila Allah ijinkan,
hanya akan ada satu rangkaian mawar yang akan aku genggam, hanya darinya satu laki laki yg menjadi jawaban dari doa doaku padaNya.
akan ada saatnya,
bila Allah ijinkan,
hanya akan ada satu tangan yang slalu erat kugenggam, yang kan senantiasa membimbingku, menasehatiku tiada lelah, dan mengajakku bersama sama menuju jannahNya.
akan ada saatnya,
hanya akan ada satu pasang mata, yang akan kutautkan ketaatanku padanya,
hanya akan ada satu nama yang kan membimbingku melangkah menuju keridhaanNya.
hanya satu..
satu lelaki yang aku tunggu,
yang apabila bersamanya aku merasa lebih dekat dengan Rabbku.
.
hanya akan ada satu laki laki yang kepadanya kutautkan segala ketaatanku.
Yang hanya satu, dirinya lah kuukir cinta karena Rabbku.
.
satu nama,
satu orang yg padaNya tiada lelah ku bermuhasabah untuk dirinya.
.
hanya akan ada satu nama.
entah siapapun dia.
bila Allah ijinkan.
Aku menunggumu dalam diam.
Akan ada saatnya,
hanya akan ada satu tangkai mawar yang akan aku terima hanya dari satu orang yang telah halal tuk kubersamanya.
akan ada saatnya,
bila Allah ijinkan,
hanya akan ada satu rangkaian mawar yang akan aku genggam, hanya darinya satu laki laki yg menjadi jawaban dari doa doaku padaNya.
akan ada saatnya,
bila Allah ijinkan,
hanya akan ada satu tangan yang slalu erat kugenggam, yang kan senantiasa membimbingku, menasehatiku tiada lelah, dan mengajakku bersama sama menuju jannahNya.
akan ada saatnya,
hanya akan ada satu pasang mata, yang akan kutautkan ketaatanku padanya,
hanya akan ada satu nama yang kan membimbingku melangkah menuju keridhaanNya.
hanya satu..
satu lelaki yang aku tunggu,
yang apabila bersamanya aku merasa lebih dekat dengan Rabbku.
.
hanya akan ada satu laki laki yang kepadanya kutautkan segala ketaatanku.
Yang hanya satu, dirinya lah kuukir cinta karena Rabbku.
.
satu nama,
satu orang yg padaNya tiada lelah ku bermuhasabah untuk dirinya.
.
hanya akan ada satu nama.
entah siapapun dia.
bila Allah ijinkan.
Aku menunggumu dalam diam.
Sabtu, 04 Juli 2015
untuk mu
Untukmu yang pernah mengisi hari-hariku..
Untukmu yang pernah merubah hariku menjadi indah..
Untukmu yang pernah meyakinkanku bahwa harapanku adalah kamu..
Untukmu yang pernah kuyakini bahwa kamulah tempat berpulangku nanti..
Untukmu yang pernah kutitipkan harapan bahwa kamu yang akan menjadi rekanku mengasuh anak-anak...
Terima kasih..
Terima kasih atas segala suka dan duka yang pernah terukir.
Namun sekarang aku sadar, Tuhanku sangat Pencemburu..
Luka yang semakin mendekatkanku dengan Tuhan Sang Maha Cinta.
Luka yang menyadarkanku bahwa Tuhankulah sebaik-baik tempat menaruh harapan.
Luka yang mengajarkanku bahwa Tuhanku lah yang paling layak dicinta.
Luka yang semakin menguatkan dan menjadikanku manusia hebat..
Meskipun sulit. Aku harus merasakan bagaimana sesaknya menahan rindu.
Merasakan sesaknya pilu..
Aku wanita biasa. Aku merasakan sedih, kecewa...
Tapi aku bukan manusia lemah. Aku manusia tangguh. .Maka aku belajar merelakanmu.
Dan terbebas dari belenggu rasa semu ini.
Kita belajar memperbaiki diri dulu. Jika kamu sudah siap aku pun siap. Tapi itu jika Allah meridhoi. :) Aminn
Jumat, 03 Juli 2015
Rindu
Rindu. Kata yg sepadan dengan kangen. Sama siapa?
Allah dan Rasul-Nya. Ketika kata rindu itu terbesit dipikiran saya. Hanya Allah dan Rasul yg berhak dititipkan rindu. Sungguh luar biasa rasa ini. Ini lebih dari rindu. Jika semua telah tertuang dan hanya pada Allah dan Rasul-Nya barulah hamba berani menyelipkan kata rindu ini buat hamba-Nya yg sekarang telah berada di pangkuan Ilahi.
"AYAH", sosok lelaki hebat yg aku kenal baru 13 tahun saja. Beliau pergi tanpa meninggalkan pesan buat kami. Tidak ada sepenggal nasehat yg beliau titipkan. Tapi aku yakin AYAH.. engkau menginginkan yg terbaik buat istri dan anak anak mu. Titip rinduku pada AYAH Yaa Rabb.. melapangkan dan terangi kuburnya. Bahagiakan ia disisi-Mu. masukanlah ia diSurga-Mu. Dan terimalah semua amal ibadah yg dikerjakannya.
Disini dalam kerinduan ini. Hamba hanya bisa berusaha menjadi anak sholeha yg mencoba berbakti kepada orang tua, berusaha meraih mimpi dan keinginan orang tua, dan terus meraih Jannah-Mu Yaa Rabb.
JODOH
Bismillahirrahmanirrahim ....
Bicara soal jodoh. Kembalikan saja pada Sang pemilik hati.. "Allah SWT". Serahkan saja semua pada-Nya. Tugas kita adalah menjadi sebaik baiknya makhluk. Percaya pada takdir Allah, semua pilihan-Nya adalah yg terbaik.
Berharap bisa meraih Jannah-Nya bersama. Dengan do'a yg selalu terselip kepada Ilahi.. sama sama meminta yg terbaik untuk pasangan hidup dunia dan akhirat. Cintailah Allah dan dekatkan diri pada Allah maka niscaya engkau akan menemukan makhluk istimewa dari-Nya yg sama sama mencintai Allah.
Semoga jodohku kelak adalah seseorang yang baik agamanya, bagus akhlaknya, berkah rejekinya, lembut sikapnya, dan besar kasih sayangnya.
Ia bahagia mendapatkanku dan akupun bahagia mendapatkannya. Ia tenang bersamaku dan akupun damai mendampinginya. Beribadah berdua dengannya sempurnakan ketaatan. Menjemput ridha-Nya dalam syahdu kehalalan.
Sebelum saat itu tiba, aku akan menunggu dalam kesendirian. Hingga ia datang menjemputku dengan cara yg baik tanpa pacaran. Semoga nanti, kami dipertemukan dalam sebaik-baik pertemuan. Dan disatukan dalam sehalal ikatan. . . Aminn Yaa Rabb
Ibarat Album Tua
Bismillah..
Assalamu alaikum.Yah... ibarat album tua. Usang, berdebu kotor,dan tak terawat. Kalian tahu apa yg saya maksud?
Hehehe.. iya Blogg ini. Maaf sudah lama tidak memberi warna. Tiba2 ada orang yg sy belum kenal menginspirasi saya. Hah? Kenapa bisa?
Saya pun tidak tahu apa jawabannya. Sebenarnya ini bukan hobi saya. Dan bukan bakat saya. Tp selalu saja ada orang hebat dibalik semua ini yg menginspirasi.
Sudah banyak kisah,cerita,dan pengalaman yg terlewatkan :'(
Seharusnya bisa saling berbagi.
Sudahlah.. yg sudah biarlah berlalu. Hihihi.
InsyaAllah kita akan mulai membuka lembaran baru yg menginspirasi banyak orang. He he.. Amiin
Langganan:
Komentar (Atom)



