Mencintaimu dalam diam dan doaku...
Adalah sebuah pilihan yang sekarang aku tegaskan dalam diri.
Bahwa mencintaimu, hanya perlu membawa namamu saja dalam doa-doaku.
.
Mencintaimu dalam tiap lembar doa yang menguntai tangga hingga kelangit.
Aku berharap, kelak segalanya akan tersampaikan dengan baik dan dengan caraNya.
.
Karena aku, ingin seperti fatimah yang mencintai ali dalam diam.
Karena aku, ingin seperti ali yang mencintai fatimah dalam hening.
Bahkan, tak ada satu pun yang tahu kecuali Rabb.
.
Dulu, aku memilih menunjukan sejuta rasa kepada nya.
Dulu, aku memilih menyapanya dalam segala hal.
Namun saat ini, aku hanya ingin mencintaimu dalam diam dan doaku.
.
Biarkan sajadah ini menjadi saksi.
Atas segala doa yg ku titipkan atas namamu.
Biarkan tasbih ini menjadi saksi, atas segala dzikir kerinduan yang aku redupkan dalam setiap saat.
.
Aku ingin tetap hening.
Aku ingin tetap sunyi.
Dan sekali lagi, aku ingin seperti fatimah az zahra yang selalu berusaha menyembunyikan jutaan rasa dalam hatinya.
.
Dan, kamu yang selalu ku sebut dalam doa. Berbahagialah, karena namamu masih menjadi bagian utama dalam setiap doaku setelah doa untuk Ibu dan Bapakku